Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts
Tuesday, October 29, 2013
TIPS CARA MERAWAT JALAK SUREN AGAR CEPAT JINAK CARA MENJINAKKAN JALAK SUREN

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.
1. Terapi Mandi
Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.
Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya. Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.
2. Penempatan Pisisi Lokasi Kandang
Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.
Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.
Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.
Semoga bermanfaat.
Salam Kicau Mania!
TIPS CARA MERAWAT MURAI BATU YANG SEDANG MABUNG

Medan - Proses mabung (molting) lebih sering kita dengar dan kita lihat banyak dialami oleh beberapa hewan yang memiliki kulit luar yang sedikit keras seperti, ular, udang, kepiting, beberapa jenis ulat, jangkrik, belalang dan juga masih banyak hewan lainnya yang mengalami proses moulting.
Tidak terkecuali dengan burung juga mengalami proses mabung (molting) ganti bulu, namun proses mabung burung dengan binatang lainnya berbeda, jika binatang lain seperti ulat, serangga, ular, kepiting dan lain-lainnya moultingnya dengan cara ganti kulit tetapi kalau burung adalah sebagian besar bulu-bulunya rontok dan akan tergantikan dengan bulu-bulu yang baru dengan jangka waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 2 sampai 3 bulan, dan itu adalah merupakan waktu yang cukup lama dan kita harus sabar.
Proses mabung (molting) burung Murai Batu dan juga beberapa burung yang lain akan mengalaminya secara routine pada setiap 2 atau 3 tahun sekali.
Ada beberapa tips cara merawat burung Murai Batu yang sedang mabung:
1) Pertama kali kita disarankan untuk mengetahui ciri-ciri dan tanda-tanda burung Murai Batu yang akan mulai mabung, yaitu beberapa bulu yang sudah mulai rontok dengan kondisi bulu sudah tua, namun proses rontoknya bukan karena "klabakan" di dalam sangkar karena ketakutan
2) Ketika sudah mulai proses mabung, burung dikredong dengan kredongan hampir full, tidak boleh sering-sering dibuka kecuali saat akan memberikan makanan dan menggantikan minum
3) Burung Murai Batu yang sudah mulai mabung hendaknya kita tempatkan pada tempat tersendiri yang nyaman dengan kondisi tetap ada sirkulasi udara namun tidak langsung terkena sinar matahari, tidak rame mondar mandir orang, jauhkan dari binatang, seperti kucing, tikus, bahkan cicak, kalau bisa tidak ada
4) Berilah supply makanan yang berkualitas dan bergizi serta banyak mengandung protein dan juga jangan lupa berilah vitamin untuk keseimbangan kesehatan burung
5) Burung Murai Batu jangan dimandikan terlebih dahulu karena pada saat mabung kondisi burung tidak sedang dalam kondisi kesehatan yang fit.
6) Burung Murai Batu tidak perlu dijemur terlebih dahulu proses mabung selesai
7) Jangan lupa kandang harus selalu dibersihkan paling tidak 3 hari sekali agar kondisi kandang tetap bersih
Demikian yang dapat saya share, semoga bermanfaat.
Salam Kicau!
Subscribe to:
Posts (Atom)